Memilih negara menampilkan kursus yang tersedia di wilayah Anda.
⏱ 2 jam 54 mnt📚 29 pelajaran
Keterampilan Dukungan Duka dalam Praktik: Mendengarkan, Kehadiran, dan Mendampingi Orang yang Berduka
Kembangkan keterampilan praktis untuk mendampingi orang yang berduka melalui skenario kasus terstruktur, kerangka percakapan, dan alat refleksi yang membangun kehadiran, penyesuaian, dan respons yang tepat.
💬Instruktur AI Tanyakan apa pun tentang pelajaran dan dapatkan jawaban jelas seketika, kapan saja.
🕐Mulai kapan saja Tanpa jadwal atau tenggat — belajar dengan kecepatan sendiri, kapan pun Anda mau.
🌐Dalam bahasa Indonesia Pelajaran, tugas, dan sertifikat — semuanya sepenuhnya dalam bahasa Anda.
Tentang kursus ini
Mengetahui teori duka tidak secara otomatis berarti mengetahui apa yang harus dikatakan — atau, yang lebih penting, kapan harus tidak mengatakan apa-apa sama sekali. Keterampilan pendampingan duka dibangun melalui praktik terpandu: belajar mendengarkan tanpa mengarahkan, menoleransi rasa sakit orang lain tanpa terburu-buru memperbaikinya, dan menawarkan kehadiran yang mengomunikasikan kepedulian tulus tanpa proyeksi. Kursus ini mengembangkan keterampilan praktis tersebut melalui studi kasus terstruktur dan refleksi yang disiplin.
Di akhir kursus ini Anda akan dapat menunjukkan mendengarkan aktif dan refleksi empatik dalam percakapan dukungan duka, mengidentifikasi dan menghindari respons yang paling umum tidak membantu terhadap orang yang berduka, merespons dengan tepat ekspresi duka termasuk kemarahan, rasa bersalah, dan kelegaan tanpa mempatologikannya, dan menyusun kerangka pertemuan pertama yang terstruktur untuk kunjungan dukungan duka.
Apa yang akan Anda pelajari:
- Model pendampingan (Alan Wolfelt): pemberi perawatan sebagai saksi daripada ahli atau pemecah masalah
- Refleksi empatik: cara merefleksikan kembali apa yang Anda dengar tanpa evaluasi atau pengalihan
- Respons umum yang tidak membantu dan mengapa mereka gagal: hikmah, perbandingan, janji waktu
- Menanggapi kemarahan, rasa bersalah, dan emosi rumit dalam duka tanpa defensif
- Mendukung anak-anak dan remaja yang berduka: respons yang sesuai usia dan apa yang harus dihindari
- Duka dan pembentukan makna religius: ketika iman adalah sumber daya dan ketika itu menciptakan duka tersendiri
- Pertemuan pertama: kerangka terstruktur untuk membuka hubungan dukungan duka
- Menetapkan batasan dan mengenali keterbatasan: ketika pendampingan saja tidak cukup
Kursus ini menyediakan delapan skenario kasus terstruktur yang mewakili orang-orang yang berduka berbeda, jenis kehilangan, dan konteks hubungan. Setiap skenario mencakup narasi terperinci, lembar kerja analisis percakapan terstruktur, dan pertanyaan panduan. Setelah menyelesaikan analisis Anda, contoh-contoh yang dikerjakan dengan anotasi memodelkan respons terampil terhadap skenario yang sama. Di antara kasus-kasus, bacaan konseptual singkat memberikan latar belakang yang diperlukan untuk menghadapi situasi yang tidak dikenal. Petunjuk refleksi di seluruh kursus mendorong pemeriksaan jujur atas respons Anda sendiri terhadap duka dan kehilangan. Kursus ini bersifat edukasi dan tidak memenuhi syarat Anda sebagai konselor atau terapis duka profesional; klien yang mengalami duka berkepanjangan, parah, atau rumit harus didukung dalam mengakses layanan kesehatan mental profesional.
Kursus ini ditulis untuk sukarelawan hospis, pendeta, perawat paroki, pekerja dukungan komunitas iman, dan orang awam yang berbelas kasih yang mendampingi teman, anggota keluarga, atau anggota komunitas yang berduka. Ini cocok untuk mereka yang baru mengenal pendampingan duka yang disengaja. Tidak diperlukan kredensial profesional.
Apa yang Anda dapatkan
📜Sertifikat penyelesaian Tambahkan ke profil LinkedIn Anda
💬Tutor AI pribadi Bingung di tengah pelajaran? Tanya tutor bawaan kamu apa saja, kapan saja.
♾️Akses seumur hidup Kembali kapan saja, tanpa kedaluwarsa
📱Ponsel atau komputer Berfungsi di mana saja, perangkat apa saja
💸Pengembalian 14 hari Tanpa pertanyaan
⚡Singkat dan fokus 2 jam 54 mnt konten praktis
Ulasan
Belum ada ulasan — jadilah yang pertama berbagi pengalaman.